Banyak orang tua beranggapan parenting anak usia 5–10 tahun relatif lebih mudah karena tidak serentan masa-masa balita atau bayi. Mums, anggapan ini sebenarnya keliru. Justru inilah fase paling penting karena di sinilah dibentuknya fondasi awal kepribadian, cara berpikir, dan cara mengelola emosi anak yang akan jadi bekal sepanjang hidupnya nanti.
Jadi, parenting anak usia 5-10 tahun adalah masa super penting untuk tumbuh kembang si Kecil. Di rentang usia ini anak tidak cuma makin pintar secara akademik, tapi juga lagi belajar bagaimana cara bersosialisasi, menyelesaikan masalah, mengatur emosi, dan juga membangun kemandirian.
Perubahan dan tantangan tumbuh kembangnya juga tidak bisa dianggap enteng, karena cukup kompleks — jadi parenting yang efektif bukan cuma soal “memberi makan, memberikan pendidikan, lalu selesai.” Jika parenting-nya tepat, anak akan tumbuh percaya diri, mandiri, dan tangguh.
Dalam artikel ini akan dibahas semuanya, mulai dari kondisi psikologis khas umur 5–10 tahun, strategi parenting sesuai rekomendasi para pakar, dan hal-hal yang justru perlu dihindari agar tidak terjebak pada kesalahan parenting yang berakibat fatal, baik untuk anak maupun untuk orang tua.


